Indahnya Menahan Amarah

Hari ini aku melihat seseorang yang menuliskan kemarahannya di status jejaring sosial, hatiku prihatin melihatnya.
Dia membiarkan semua orang mengetahui betapa buruknya pengendalian emosinya.
Ah tapi itu hal yang wajar, karena orang yang sedang emosi kadang tak bisa berpikir secara jernih.
Okey, aku memakluminya..

Aku teringat pernah membaca suatu kalimat (kalimat yang panjang dan terdiri dari banyak kata-kata), dimana makna dari kalimat itu selalu membayangi ketika aku sedang marah.

————–

Jika engkau disakiti oleh kekasaran, ketidak jujuran, kelicikan atau pengkhianatan.
Dan engkau sangat marah dengan penistaan itu.
Tetapi engkau tetap bertahan untuk tidak beraksi yang merendahkan dirimu sendiri, dan bergetar badanmu menahan kemarahan dan kesedihan, dan rahangmu meregang tegang memelihara tutur baikmu.
Ketahuilah bahwa itu adalah seindah-indahnya pemandangan bagi Tuhanmu…

——–

Wow!
Semoga aku bisa mengatur kemarahanku agar tak merendahkan diriku.
Mudah-mudahan ini juga bermanfaat buat kalian yang membaca blog ini.
Jangan biarkan amarah menguasai diri kita.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s